MATA TINTA RAKYAT.COM. BANTEN – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di berbagai kabupaten di Provinsi Banten, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Provinsi Banten bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Provinsi Banten menyerukan kepada seluruh insan pers agar semakin memperkuat perannya sebagai pilar demokrasi dalam mengawal pesta demokrasi tingkat desa yang jujur, adil, transparan, dan bermartabat. Selasa,(04/08/26).
Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Banten, Mevi Amirullah, menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab konstitusional dan moral untuk menjaga kualitas demokrasi melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, independen, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Mari kita jadikan momentum Pilkades sebagai ruang pengabdian jurnalistik yang bermartabat. Pers harus hadir sebagai penjaga demokrasi, penyambung aspirasi rakyat, penyebar informasi yang benar, sekaligus benteng utama melawan hoaks dan politik yang mencederai nilai-nilai demokrasi,” ujar Mevi Amirullah.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara maupun peserta, tetapi juga oleh hadirnya media yang profesional dalam memberikan informasi yang mencerahkan masyarakat.
DPW IWO Indonesia Provinsi Banten menilai terdapat sejumlah peran strategis pers yang harus terus diperkuat selama proses Pilkades berlangsung.
Sebagai penyebar informasi regulasi, media berkewajiban menyampaikan secara utuh berbagai ketentuan resmi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), mulai dari mekanisme pencalonan, tahapan pemilihan, hingga tata cara pemungutan suara agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak menyesatkan.
Melalui fungsi edukasi pemilih (civic education), pers diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab sehingga partisipasi demokrasi desa semakin tinggi dan angka golput dapat ditekan.
Sebagai watchdog demokrasi, media juga harus aktif melakukan kontrol sosial terhadap setiap tahapan Pilkades, termasuk mengawasi netralitas panitia, transparansi penggunaan anggaran, serta mengungkap apabila ditemukan indikasi praktik politik uang maupun penyalahgunaan kewenangan, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan Kode Etik Jurnalistik.
Di tengah derasnya arus informasi digital, pers dituntut menjadi fact-checker yang mampu memverifikasi informasi sebelum dipublikasikan. Penyebaran hoaks, fitnah, dan kampanye hitam yang berpotensi memecah persatuan masyarakat desa harus dilawan melalui karya jurnalistik yang berbasis fakta dan data.
DPW IWO Indonesia Provinsi Banten juga mendorong media untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai inovasi penyelenggaraan Pilkades, termasuk simulasi teknis pencoblosan maupun pengenalan sistem digital seperti e-voting apabila diterapkan sesuai kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, media diharapkan memberikan ruang pemberitaan yang objektif terhadap seluruh bakal calon kepala desa melalui penyajian rekam jejak, visi, misi, serta gagasan pembangunan desa secara berimbang tanpa keberpihakan.
Pers juga memiliki peran penting dalam meredam polarisasi sosial dengan menghadirkan pemberitaan yang sejuk, konstruktif, dan tidak provokatif, sehingga persatuan masyarakat tetap terjaga selama berlangsungnya kontestasi politik desa.
Sebagai bentuk penguatan fungsi kontrol publik, DPW IWO Indonesia Provinsi Banten bersama DPD se-Provinsi Banten mendorong pengembangan Newsroom Desa sebagai ruang kolaborasi jurnalistik yang mampu menjangkau hingga pelosok desa, memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan kepada pemerintah daerah sekaligus memperkuat pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa.
Menutup pernyataannya, Mevi Amirullah mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga marwah profesi jurnalistik sebagai penjaga demokrasi.
“Mari kita buktikan bahwa pers Indonesia adalah kekuatan moral bangsa. Teruslah berkarya dengan integritas, profesionalisme, keberanian, dan tanggung jawab. Hadirkan berita yang mencerdaskan, menjaga persatuan, serta mengawal lahirnya pemimpin-pemimpin desa yang amanah demi terwujudnya Indonesia yang semakin maju. Selamat berkarya untuk seluruh insan pers Indonesia,” tutup Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Banten.
(Red).


















