MATA TINTA RAKYAT.COM. BEKASI – Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai proses pendaftaran bakal calon Kepala Desa Karang bahagia di Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (4/8/2026). Tokoh masyarakat, Ca’um, secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Karang bahagia untuk masa bakti 2026–2034.
Pendaftaran Ca’um mendapat pengawalan ribuan pendukung dan simpatisan yang datang dari berbagai elemen masyarakat Desa Karang bahagia. Massa tampak kompak mengenakan pakaian berwarna hitam serta mengiringi rombongan menuju lokasi pendaftaran dengan tertib hingga seluruh proses administrasi selesai.

Perwakilan tim pemenangan sekaligus simpatisan, Andreas lintang Pratama, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan secara langsung kepada Ca’um.
“Pada kesempatan hari ini, tanggal 4 Agustus 2026, kami bersama seluruh lapisan elemen masyarakat Desa Karang bahagia, khususnya para pendukung dan simpatisan Bapak Ca’um, berbondong-bondong datang ke kantor desa untuk mengawal Saudara Ca’um mendaftarkan diri menjadi calon Kepala Desa Karang bahagia periode 2026–2034,” ujar Andreas.
Menurut Andreas, besarnya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap pencalonan Ca’um dalam kontestasi Pilkades Karang bahagia. Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan lancar, aman, dan demokratis hingga hari pemungutan suara.
“Mudah-mudahan Saudara Ca’um bisa terpilih menjadi Kepala Desa Karang bahagia yang amanah. Kami bersama seluruh lapisan elemen masyarakat mendukung penuh Saudara Ca’um dari awal sampai akhir menjadi Kepala Desa Karang bahagia,” katanya.
Di tempat yang sama, salah satu tim pemenangan Ca’um, Firman H., menjelaskan alasan ribuan pendukung mengenakan seragam berwarna hitam saat mengawal proses pendaftaran.
“Makna dari seragam hitam sebenarnya kami ingin menggambarkan hitamnya pemerintahan pada periode sebelumnya,” ujar Firman.
Ia menilai pemerintahan desa sebelumnya tidak menunjukkan gebrakan yang signifikan dalam pembangunan Desa Karang bahagia. Karena itu, menurutnya, pencalonan Ca’um diharapkan menjadi momentum perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Seragam hitam ini kami maknai sebagai simbol evaluasi terhadap pemerintahan sebelumnya yang kami nilai belum menghadirkan perubahan berarti dalam pembangunan Desa Karang bahagia. Oleh karena itu, hari ini kami bersama masyarakat ingin bangkit bersama Ca’um untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam segala aspek pembangunan desa,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disambut yel-yel semangat dari ribuan pendukung yang meneriakkan, “Ca’um! Menang… Menang… Menang… Yes!”, sehingga menambah semarak suasana pendaftaran.
Sementara itu, setelah berkas pencalonan diterima, Panitia Pilkades Karang bahagia akan melakukan penelitian dan verifikasi terhadap seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila dinyatakan memenuhi syarat, Ca’um akan mengikuti tahapan Pilkades berikutnya hingga pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada Minggu, 20 September 2026.
Pilkades Karang bahagia 2026 diharapkan berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta mampu menghasilkan pemimpin desa yang memperoleh legitimasi dan kepercayaan masyarakat melalui proses demokrasi yang sehat. (Iqbal/MTR).


















