MATA TINTA RAKYAT. COM
kabupaten Tangerang – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Rajeg, Akmal Maulana Isman, S.H., turut serta dan berpartisipasi aktif dalam agenda seminar bertemakan “Ketahanan Pangan Skala Keluarga” yang diselenggarakan oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pangerangan, Kecamatan Rajeg.
Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengelolaan sumber daya lokal untuk mendukung keberlanjutan pangan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Akmal Maulana Isman menyampaikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa KKN UNIS yang mengangkat tema strategis ini. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi peran penting masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memastikan ketersediaan pangan yang sehat dan berkelanjutan.
“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kemandirian pangan keluarga adalah langkah awal untuk menciptakan ketahanan pangan nasional. KNPI Rajeg siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong program-program yang dapat memperkuat kemandirian pangan di masyarakat,” ujar Akmal.
Turut hadir Bendahara Umum KNPI Rajeg, Usnadi, S.Sos., yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Usnadi menilai seminar tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat desa untuk mulai memanfaatkan potensi lahan dan sumber daya yang dimiliki secara optimal.
“Program ini sangat bermanfaat dan harus terus dikembangkan. Ketahanan pangan dimulai dari rumah, dan jika setiap keluarga mampu memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka ketahanan pangan di tingkat desa akan semakin kuat,” tegas Usnadi.
Suasana seminar tampak hidup dan hangat. Aula desa yang menjadi lokasi acara dihiasi spanduk besar bertuliskan tema kegiatan, dengan kursi-kursi tersusun rapi dan peserta yang memenuhi ruangan. Warga Desa Pangerangan hadir dengan antusias, mulai dari ibu rumah tangga, pemuda desa, hingga tokoh masyarakat. Mahasiswa KKN tampak aktif mendampingi peserta, membagikan materi, dan memberikan contoh langsung teknik menanam sayuran di pekarangan. Sorak tawa sesekali terdengar saat sesi tanya jawab berlangsung, menambah keakraban antara pemateri dan peserta.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan masing-masing. KNPI Rajeg berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan potensi lokal untuk kemajuan desa.
(Red)












