Beras bansos jadi sorotan,warga desa suka asih pertanyaan transparasi penyaluran

MATA TINTA RAKYAT.COM.    KABUPATEN TANGERANG — Sejumlah warga Desa Suka Asih, kecamatan pasar Kemis,mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos) berupa beras yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat. Kamis,(10/09/26).

 

Keluhan tersebut mencuat setelah sejumlah warga mengaku tidak menerima bantuan beras, meski mereka merasa layak mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup berat.

 

Informasi yang di dapat,sarat pengambilan bansos harus pakai barcode dan KTP , kalau tidak ada barcode warga tidak bisa mendapatkan bantuan sedangkan ada sebagian warga hanya cukup menunjukkan KTP bisa mengambil bantuan tersebut,hal ini menimbulkan pertanyaan besar,ada apa” keluh warga suka asih.

 

Untuk mendapatkan kejelasan informasi tersebut, dan berimbang,Redaksi Mata Tinta rakyat.com mengkonfirmasi ke salah satu perangkat desa suka asih melalui via pesan WhatsApp,” walaikumsalam, nanti saya kordinasi dulu sama pimpinan, ” ujarnya.

 

Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan sosial tersebut. Mereka juga meminta agar proses distribusi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

 

“Yang kami pertanyakan, kenapa kami tidak mendapatkan bantuan beras, kalau tidak ada barcode. Kalau memang ada kriteria tertentu, kami berharap pemerintah memberikan penjelasan kepada masyarakat,” keluh salah seorang warga.

 

Menurut warga, bantuan sosial seharusnya benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, mereka meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap data penerima agar tidak terjadi kesenjangan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

Warga juga berharap pihak Desa Suka Asih dapat membuka ruang komunikasi dan menerima pengaduan masyarakat terkait bansos. Dengan demikian, setiap persoalan dapat segera diklarifikasi dan dicarikan solusi.

 

Hingga berita ini disusun, diperlukan konfirmasi dari Pemerintah Desa Suka Asih dan pihak terkait mengenai jumlah penerima, kriteria penerima, serta mekanisme penyaluran bantuan beras tersebut.

 

Masyarakat berharap bansos bukan sekadar program di atas kertas, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

(SPN.83).

Tinggalkan Balasan