MATA TINTA RAKYAT.COM. KABUPATEN TANGERANG — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Tangerang, Sopiyan, menyoroti pengerjaan infrastruktur pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pasar Kemis–Jati Uwung. Kamis,(03/09/26).
Sorotan tersebut mencuat lantaran di lokasi pekerjaan diduga masih minim penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu, saat dilakukan pemantauan, pengawas pekerjaan juga disebut tidak berada di lokasi.

Saat di konfirmasi ke salah satu pekerja mengenai pengawas atau pelaksana, “pengawas atau pelaksana, jarang sekali datang kelokasi pak,paling kalau ada keperluan hanya komunikasi melalui telpon saja, ” ujar salah satu pekerja.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pekerjaan konstruksi di jalan raya memiliki potensi risiko terhadap keselamatan pekerja maupun pengguna jalan. Penerapan K3 seharusnya menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pekerjaan, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD), pemasangan rambu-rambu keselamatan, serta pengamanan area proyek.
Ketua DPD IWO-I Kabupaten Tangerang, Sopiyan, meminta pihak pelaksana maupun instansi terkait tidak mengabaikan aspek keselamatan dan pengawasan dalam pelaksanaan pekerjaan.
«“Pekerjaan infrastruktur bukan hanya soal cepat selesai, tetapi juga harus memperhatikan kualitas pekerjaan dan keselamatan. Pengawasan di lapangan harus berjalan secara maksimal agar pekerjaan sesuai dengan ketentuan,” ujar Sopiyan.»
Ia juga meminta pihak terkait melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pemasangan U-Ditch tersebut, termasuk memastikan metode pekerjaan, kualitas material, serta penerapan K3 telah sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.
Menurut Sopiyan, keberadaan pengawas di lapangan sangat diperlukan untuk mengontrol jalannya pekerjaan dan memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai perencanaan.
“Kalau pengawas tidak berada di tempat, tentu menjadi pertanyaan bagaimana pengawasan pekerjaan dilakukan. Kami berharap pihak terkait segera memberikan perhatian dan melakukan pengawasan secara langsung,” tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana maupun pengawas pekerjaan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan minimnya penerapan K3 dan tidak terlihatnya pengawas di lokasi.
IWO-I Kabupaten Tangerang berharap seluruh pekerjaan infrastruktur dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, mengutamakan keselamatan, serta memberikan hasil yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
(SPN.83).


















